Dalam usiaku lebih 4 tahun, ayahku telah merantau ke negri orang
dalam usiaku lebih 6 tahun ibuku telah ikut ayahku merantau kenegri orang
akhirnya tinggallah aku dengan datukku..
dengannya aku belajar kehidupan dan berhadapan berbagai ragam manusia
datukku bekerja sebagai carik desa suwari, namun atas meninggalnya pak lorah
ketua kampung masa itu, [ram fuad] panggilnya]
maka segala hal desa dan tanggung jawabnya tumpah semua padanya..
sebenarnya saye amat menghormati rama fuad karena dimasanya banyak orang kenamaan bawean lahir dari desaku
di masanya segala pentadbirandan agama ada didesaku, pejabat kantor agama umpanya ada didesaku..banyak ulama lahir di desaku sehingga setiap malam jumat kampungku akan penuh dengan orang orang yang belajar alquran,bersanji dan lain lain
kebudayaan tumbuh subur, umpamanya gambus dan kercengan, dengan kerancakan kegiatan yang ada maka wajar kampungku di beri nama suwari.. tempat lahirnya suara yang sedap sedap lagi merdu
sayangnya allah lebih mengasihinya dengan memanggilnya agak cepat bagiku, al marhum mendapat musibah ketika memperbaiki motosikalnya; AL FATEHAH..
Dalam didikan al marhum datukku ini, aku mengerti serba sedikit tentang urusan manusia dan ragam tingkahnya..
PERTAMA SEKALI ALMARHUM MENGAJARJAN AKU TENTANG SOLAT,SETIAP KALI SUBUH HAMPIR TIBA ALMARHUM AKAN MENGEJUTKANKU UNTUK SOLAT SUBUH.ANDAINYA AKU TAK BANGUN MAKA DISIRAMLAH AKU DENGAN AIR HINGGA BASAH,MAHU TAK MAHU MESTI BANGUN,
DALAM BANGUN ITU RASA BENCI MULA TIMBUL DIHATIKU, BENCI PADANYA JUGA BENCI SAMA ORANG TUAKU YANG TELAH MENINGGALKAN AKU TERLONTA LONTA TANPA KASIH SAYANG SEBENAR, ITULAH YANG KURASAKAN DI MASA ITU..
KINI AKU MERINDUINYA DAN BERTERIMAKASIH ATAS DIDIKANNYA..
keduanya aku akan membantunya menghantar surat surat urusan desa,selepas habis sekolah madrasah selalunya aku akan hantar surat itu dari tanpo manenju sampaila ke tana pote..dari hujung desa kjehujung desa
terkadang magrib masih ada ditanah perkuburan dekat manenju,,aku tak barapa ingat tempat itu, sambil menangis terkadang karena jalan ketka itu masih banyak hutan, terserempak ular dan babi hutan yang ganas tak asing bagiku..
dalam pekatnya jalan sambil menangis itu.aku mula mengenali pemuka masyarakat ketika itu,termasuk bulu lanjeng, bulu luar terutamanya..
karena masaku yang tak menentu, alam persekolahan ku agak terabai,pun begitu al hamdulillah aku masih termasuk orang anak yang pintarsehingga di juluki si unyil,
al maklum masa itu kartun si unyil tengah top popular, seringkali guru guru menjadikan aku contoh untuk kelas atasanku untuk memberi jawaban kelas yang di atasku..
namun aku suka menangis dan mudah tersentuh emosi,karena ingatkan orang tuaku, sebab itu aku suka menangis dan diberi gelaran juga cengeng dan beer minuman yang memabukkan itu..
PENGALAMAN PERTAMA:
BERURUSAN DENGAN KAUM MADURA.
kebanyakan orang madura tinggal di pamangkon dan tana potei[tanah putih]
saye salut dengan orang madura-kalau mendapat surat undangan desa ,merekalah yang dulu datang dan amat menghormati atasannya,mesti mereka nampak bengis dengan misai dan baju hitamnya..
mereka akan tunduk dan patuh bila al marhum datukku bercakap dan mendesak mereka agar itu dan ini..
di kadikan cerita, masa itu usiaku baru 9n tahun, suatu hari sekitar jam 10pagi,kelas sekolahku istirehat sebentar,rmahku dengan sekolah dekat sahaja,karenanya aku pulang sebentar..
saat kubuka cheei[tempat isi air] air akan rasa sejuk kalau disimpan dalam cheei dan segar rasanya..
kedengaran hu ha hu ha,orang ramai menuju kerumahku,yang telah dijadikan tempat kerja datukku,lekas ku perhatikan..ternyata 4orang madura membuat bising-3orang lelaki dan seorang perempuan,,sebentar kemudian datang seorang lagi yang agak berumur kurus tinggi orangnya..
al marhum menyuruh mereka duduk, kalaupun madura ini duduk masih pet pot pet pet sesama sendiri..almarhum meninggikan suara semua diam,saye amati semua orang,lelaki tua tadi duduk seorang menghadap 4 madura tadi dan badannya ada darah mengalair,terutama dari dahi bahagian alis luka melintang..
datuk memberikan kain lap untuk lukanya,dan menyidang mereka,menyoal duduk perkara merreka,mengapa sampai terjadi perkara ini..
rupanya mereka telah bertengkar bergaduh didalam hutan,setelah berapa lama beradu kekuatan, orang tua lawan orang muda,satu 1 lawan tiga3,masih tak ada yang menang,sehingga orang kampung yang pulang dari mengambil kayu bakar api..menemui mereka dan membawa mereka kerumahku..
almarhum menyuiruh orang yang ada untuk mengambil senjata mereka,ada semacam parang tapi panjang, larkang mungkin orang panggilnya,ada pedang dan pangarek bulu ajem[sabit berbentu bulu ayam] betul betul ringan itu sabit dan belum pernah aku temui lagi,sementara yang semacam parang itu aku tak mampu mengangkatnya karena beratnya..sementara orang tua itu hanya ada sebilah keris..
setelah soal jawab,oleh almarhum,mereka bertiga bertiga mengaku bersalah terhadap orang tua itu,karena telah aniaya padanya, mereka mengganggu goda perempuannya,
sehingga terjadinya adu kekuatan dan pertengkaran..
aku salut sama orang tua itu,dia memaafkan musuhnya dan disitu juga dia lafazkan cerai terhadap perempuannya
setelah didamaikan oleh almarhum,aku disuruhnya menghantar orang tua yang luka ke puskesmas berhadapan dengan sekolah dasa suwari,setelah dia berobat aku terus masuk sekolah kembali,dan sampai kini senjata mereka ada dirumahku..
kisahku bersama kaum madura tak habis disitu,,setelah aku dirantau,dan usia menginjak remaja, sekali lagi aku berhadapan dengan kisah mereka..
suatu hari di bawah jambatan segambut dalam, keadaan agak gelap dan terselindung,kawan sekerjaku si A,kacukan ibu bawean ayah bugis..
telah berhadapan dengan maut, bila madura ini cemburu buta.
madura menyangka si bawean menggaet perempuannya,maklumlah rumah si perempuan berhadapan pintu dengan si A,mahu tak mahu tentu ada tegur sapa..
ini telah membuat si madura mentang nentang mahu carok..
karena selalu dicabar,si A,dengan darah bawean bugisnya,telah berlari kebawah jambatan ingin menghadapi madura dengan jantan,yakni tangan kosong, sku coba menghalangnya agar tak berprilaku seperti madura karena perempuan banyak,
apakan daya setan telah merasuknya,
kuperhatikan sekeliling, ternyata kawanan madura telah siap untuk membantu orang orangnya.. aku nasehatkan si A AGAR HATI HATI,KARENA DIA BUKAN SEORANG DAN TAKUT BERSENJATA,jangkaanku tepat dia datang berdua disamping orang sekeliling sedia membantu..
hanya dengan kat aa aa mm mm aku bunuh kau,,. gerbak gerbuk bunyi langkah beradu,sambil madura keluarkan pisaukecil, namun semua saling awas dan diam, menunggu siapa gerak dulu..
aku dekatinya sambil kawanku SI B, menghalangnya,sudahla sudahla katu,sambil menepuk bahunya [dalam hatiku dig dug juga,aku ingat petua orang tua dan baca dalam hati]kuhadapinya sambil kulirik pisaunya yang masih menghala perutku takut dia hianat..
sudahlah kataku,pikirlah..dan kusuruh bertenang,
kalau awak rasa masalah awak ini besar mari kecilkan,dan kalau masalah kecil mari kita hilangkan,, akhirnya dia setuju,dan kusuruh dia salaman dengan kawanku, dapat kurasa mereka agak berat tapi bersalam juga..
akhirnya gadis itu hamil sam si madura dan dikawinkan,
si A, juga tak kalah hebatnya, dia telah di tangkap basah karena telah menghamili makwenya, sesama komalasa juga,
sayangnya dia tak berduit untuk kawin, diapun lari sana lari sini, karena dicari orang tua si perempuan, agar bertanggungjawab.
sayangnya orang tuanya tak membantunya, aku tanyakan mengapa tak di kawinkan anaknya?
kamu berdosa sama membiarkan sampai anak berzina dan sekarang nak kawinkan pun awak tak mahu,, hanya pasal uwang.orang tua jenis apa kamu ini?,,sergahku..
aku marah padanya karena dia mengemis ngemis bantuanku, aku malas mau membantunya,karena dia telah menipuku dulu..
setelah satu jam disitu.. memikir dosanya dan dosa anaknya.. aku berikan juga rm3000 tiga ribu ringgit.dua hari kemudian kawinlah si A, BERSANDING MALAM HARI SAJA, takpalah janji kawin..
selang seminggu aku kerumahnya..tujuanku ingin mengajaknya kerja,karena aku mahu pergi penang,
setelah sampai dirumahnya, aku beritahukan dengan mertuanya aku mahu jumpa, mertua pun ketuklah pintu bilikny.. aku nampak dia buka pintu..masya allah..
keluarpun tidak.. cakap dengan akupun tak,, orang apa yang aku tolong? sampai begini layanannya padaku?...
aku cari orang tuanya, ternyata dia juga sudah tak ada dirumahnya..kebetulan pekerjaku tinggal bersebelahan dengan rumahnya.. kutanyakan kemana orang tua itu pergi?..
terkejutpun ada nak tergelakpun ada..karena katanya.. bapak si A, TELAH LARI DENGAN ISTERI ORANG, ISTERI ORANG TERSEBUT TAK LAIN TAK BUKAN ADALAH ISTERI IPARNYA SENDIRI..
MASYA ALLOH..DUNIA DUNIA.. setengah tak percaya..karena dia sudah tua.. masih mampu bawa lari isteri orang..
dan sampai sekarang duitku rm 3000 hangus tak berbayar..
bersambung nanti lagi insya ALLOH..]
About Me
Blog Archive
Jumaat, 6 Jun 2008
MEMAHAMI HIDUP
Diposting oleh
sukur
di
8:24 PTG
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
0 komentar:
Catat Ulasan